TEMANGGUNG - Di tengah semangat percepatan pembangunan, Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., turut serta dalam sesi video conference (Vicon) krusial bersama Wakil Panglima TNI. Pertemuan virtual yang diselenggarakan pada Rabu (18/02/2026) di Ruang KDKMP Tegalurung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, ini berfokus pada evaluasi dan akselerasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kehadiran Letkol Inf Hermawan didampingi oleh Camat Bulu, Muhcamat Zar’an, S.H., menjadi penanda komitmen kuat dari sinergi antara institusi TNI dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini digerakkan untuk mengawal program strategis nasional yang digadang-gadang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Vicon yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI ini juga dihadiri oleh Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, serta perwakilan dari jajaran Kodam, Korem, dan Kodim di seluruh penjuru Indonesia. Agenda utama yang dibahas adalah percepatan distribusi perlengkapan operasional untuk KDKMP, yang mana progres pembangunannya sendiri dilaporkan telah mencapai 100 persen.
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya koordinasi lintas satuan. Tujuannya jelas, agar distribusi logistik dapat berjalan dengan efektif, tertib, dan tepat sasaran. Langkah ini krusial demi memastikan KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara memaparkan bahwa setiap KDKMP akan diperkuat dengan sarana operasional lengkap, meliputi satu unit truk, kendaraan pickup, kendaraan roda tiga, serta fasilitas pendukung koperasi seperti AC, rak penjualan, dan peralatan esensial lainnya. Tahap awal pengelolaan akan berada di bawah PT Agrinas selama dua tahun, sebelum akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada pengelola desa.
Lebih lanjut, masyarakat juga akan merasakan dampak ekonomi positif melalui skema voucher yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Sistem pembagian hasil usaha juga dirancang untuk benar-benar berpihak kepada warga.
Letkol Inf Hermawan menegaskan kesiapan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh demi percepatan program ini. Ia memiliki keyakinan kuat bahwa KDKMP bukan sekadar fasilitas distribusi biasa. “KDKMP bukan sekadar fasilitas distribusi, tetapi akan menjadi pusat penggerak ekonomi desa. Kodim siap mengawal agar program ini benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat, ” tegasnya.
Program ambisius ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 17 Agustus 2026. Ini merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan ketahanan nasional, dimulai dari tingkat desa.

Updates.