TEMANGGUNG - Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mengawal setiap pembangunan infrastruktur di tanah air tidak hanya sekadar menyelesaikan target proyek. Lebih dari itu, TNI AD bertekad memastikan bahwa setiap pembangunan yang dilaksanakan memiliki kualitas terbaik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Penegasan ini mengemuka dalam sebuah forum koordinasi virtual yang melibatkan jajaran Kodam IV/Diponegoro, khususnya terkait upaya standarisasi pembangunan fisik di wilayah masing-masing.
Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., secara langsung mengikuti dan menyerap arahan dari Kazidam IV/Diponegoro, Kolonel Czi Parlindungan Simanjuntak, S.Sos., M.Si. Kegiatan yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting di Ruang Vicon Makodim Temanggung pada Jumat (13/2/2026) ini menjadi ajang penting untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis.

Dalam arahannya, Kazidam IV/Diponegoro memberikan penekanan krusial mengenai pentingnya menjalin koordinasi yang sangat ketat dengan Denzibang serta instansi-instansi terkait lainnya. Langkah ini krusial sebelum memulai tahapan pembangunan, baik itu proyek jembatan maupun infrastruktur vital lainnya. Ia menekankan bahwa standar mutu material yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Selain itu, aspek administrasi dalam setiap proses pembangunan wajib dijalankan secara akuntabel dan transparan. Tak kalah penting, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap setiap hasil pembangunan.
Menindaklanjuti arahan yang telah diberikan, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho menegaskan kesiapan penuh Kodim 0706/Temanggung untuk mengimplementasikan seluruh instruksi tersebut di lapangan. Menurut pandangannya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar pekerjaan fisik belaka, melainkan merupakan bagian integral dari upaya memperkuat sendi-sendi ekonomi dan sosial masyarakat secara keseluruhan.
“Infrastruktur seperti jembatan, misalnya, bukan hanya berfungsi untuk menyambung dua titik daratan. Lebih dari itu, ia berperan penting dalam menyambung dan melancarkan aktivitas ekonomi warga. Kualitas adalah sebuah harga mati yang tidak dapat ditawar, dan setiap proses pembangunan harus dapat dipertanggungjawabkan secara penuh, ” tegas Dandim Temanggung.
Ia menambahkan bahwa pelibatan masyarakat merupakan roh utama dari setiap operasi bhakti yang dilaksanakan oleh TNI. Dengan adanya partisipasi aktif dari warga, hasil pembangunan diharapkan akan lebih terjaga kelestariannya dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan mereka.
Dalam kegiatan penting tersebut, Dandim juga didampingi oleh Pasiter Kodim 0706/Temanggung, Kapten Cba Muhabib. Kehadiran beliau bertujuan untuk memfasilitasi dan menyiapkan langkah-langkah teknis terkait koordinasi lanjutan yang akan segera dilaksanakan di tingkat wilayah Kabupaten Temanggung.

Updates.