Ekonomi Desa Badran Bergeliat: Sinergi Kodim & Pemdes Hidupkan UMKM

    Ekonomi Desa Badran Bergeliat: Sinergi Kodim & Pemdes Hidupkan UMKM
    (Foto Dok) : KDKMP Badran menggelar Bazar UMKM, Jumat (13/3/2026)

    TEMANGGUNG - Di bawah langit Maret yang sejuk, halaman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Badran, Kecamatan Kranggan, Temanggung, pada Jumat (13/03/2026) tak lagi sekadar pelataran. Gedung yang baru saja rampung 100 persen itu kini berdenyut kencang sebagai pusat ekonomi kerakyatan melalui gelaran Bazar UMKM menjelang Idul Fitri 1447 H.

    Langkah brilian ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Kodim 0706/Temanggung dan Pemerintah Desa Badran. Lebih dari sekadar peresmian gedung, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana infrastruktur desa yang baru dibangun dapat langsung menyentuh kesejahteraan warga.

    Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., saat meninjau lokasi bersama Kepala Desa Badran, Norfirmansyah, menegaskan pentingnya kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat. Berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga kopi unggulan Temanggung dijual dengan harga yang sangat bersahabat, jauh di bawah harga pasar.

    "Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok yang terjangkau menjelang hari raya, sekaligus memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk naik kelas, " ujar Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho di sela-sela peninjauan.

    Lokasi KDKMP Badran yang strategis rupanya menarik perhatian banyak pihak. Tak hanya pelaku usaha lokal Desa Badran, UMKM dari luar daerah hingga stan Persit Kartika Chandra Kirana turut memeriahkan suasana, menciptakan kegembiraan tersendiri.

    Kepala Desa Badran, Norfirmansyah, menjelaskan bahwa pemanfaatan halaman KDKMP ini merupakan langkah awal yang penuh makna sebelum koperasi beroperasi secara penuh. Tujuannya jelas: menumbuhkan ekonomi desa yang berkeadilan, menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka kemiskinan di tingkat desa, serta mengoptimalkan sumber daya lokal agar memiliki daya saing yang lebih kuat.

    Dampak ekonomi langsung terasa oleh para pedagang. Feri, seorang pelaku UMKM, mengaku hampir kewalahan melayani lonjakan pembeli. "Akses di halaman KDKMP ini luar biasa. Barang dagangan kami laris manis karena lokasinya yang mudah dijangkau warga, " ungkapnya penuh rasa syukur.

    Senada dengan Feri, Yanti, seorang warga Desa Badran, merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. "Alhamdulillah, menjelang Lebaran harga-harga biasanya naik, tapi di sini saya bisa dapat harga di bawah pasaran. Sangat menolong dapur kami, " tuturnya dengan senyum lega.

    Pemanfaatan KDKMP Badran ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif, sebuah pilot project bagi desa-desa lain di Kabupaten Temanggung. Sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi riil masyarakat menjadi kunci kemajuan yang nyata.

    ekonomi desa umkm temanggung pemberdayaan masyarakat sinergi tni bazar murah
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    TNI Temanggung Hadirkan Solusi Harga Kebutuhan...

    Artikel Berikutnya

    Kebersamaan Ramadhan, Rutan Temanggung Gelar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta

    Ikuti Kami