TEMANGGUNG - Di bawah bayang-bayang megahnya Gunung Sumbing dan Sindoro, halaman Makodim 0706/Temanggung pada Rabu, 18 Februari 2026, diselimuti suasana khidmat. Ratusan prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul dalam Upacara Bendera 17-an, sebuah momen yang lebih dari sekadar rutinitas, melainkan pengingat mendalam akan janji pengabdian kepada Ibu Pertiwi.
Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol INF Hermawan Adi Nugroho, M.Han., memimpin upacara tersebut, membacakan amanat tertulis dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Amanat ini menggarisbawahi arti penting awal tahun 2026 sebagai periode krusial untuk mengukir prestasi sekaligus melakukan introspeksi demi peningkatan kualitas pelayanan kepada negara.

“Upacara ini bukan sekadar formalitas, ” tegas Kasad dalam amanatnya, menekankan bahwa kegiatan ini adalah sarana vital untuk memupuk kembali kedisiplinan, loyalitas tanpa batas, dan rasa tanggung jawab yang melekat pada setiap insan prajurit TNI AD. Kepercayaan publik yang telah diraih melalui berbagai aksi kemanusiaan dan penanganan bencana, lanjutnya, adalah aset berharga yang harus dijaga dan ditingkatkan.
Lima pilar utama menjadi panduan bagi seluruh prajurit: penguatan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pembangunan soliditas internal dan eksternal yang kokoh, penciptaan narasi positif di tengah masyarakat, peningkatan profesionalisme melalui latihan yang tak henti, serta kesiapsiagaan menghadapi dinamika potensi bencana alam.
Keterlibatan penuh seluruh personel, mulai dari Komandan Upacara Kapten Inf Muhson, Perwira Upacara Kapten Arm Redi Antoni, hingga petugas dari Koramil 01/Temanggung, menjadi bukti nyata dari semangat kebersamaan dan soliditas yang terpancar kuat dari satuan ini.
Melalui gelaran upacara ini, Kodim 0706/Temanggung kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga kehormatan dan marwah TNI AD, mempererat tali kemanunggalan dengan rakyat, serta berdiri tegak di garis depan sebagai benteng pertahanan stabilitas wilayah dan uluran tangan bagi setiap kesulitan masyarakat.
