TEMANGGUNG - Di tengah khidmatnya upacara Senin pagi di Lapangan Apel Makodim 0706/Temanggung, Senin (10/11/2025), resonansi Hari Pahlawan Nasional terasa lebih dalam. Momen sakral ini bukan hanya pengingat sejarah, melainkan panggilan jiwa untuk meneruskan estafet perjuangan.
Amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang dibacakan oleh Kasdim 0706/Temanggung Mayor Cba Agus Jumawan, mengalirkan pesan penting. Ia menegaskan bahwa para pahlawan adalah lentera yang tak pernah padam, menerangi jalan bangsa ini.

“Mereka berjuang bukan demi diri sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu kita semua, ” kata Mayor Cba Agus Jumawan membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut, amanat tersebut menekankan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini bukanlah hasil dari kemudahan, melainkan buah dari kesabaran, keberanian, kejujuran, dan keikhlasan para pendahulu.
Kini, di era yang berbeda, Menteri Sosial mengingatkan bahwa medan juang telah berubah. Senjata digantikan oleh kekuatan akal budi, hati nurani, dan dedikasi.
“Perjuangan masa kini tak lagi dengan senjata, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian, ” tegas amanat tersebut, mengajak generasi penerus untuk senantiasa memegang teguh semangat membela yang lemah dan memperjuangkan keadilan.
Seperti para pahlawan yang telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita untuk menjaga agar api perjuangan itu tetap menyala. Dengan bekerja, bergerak, dan memberikan dampak positif, kita turut serta dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa. (jurnalis.id)

Updates.