TEMANGGUNG - Semangat gotong royong membara di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung. Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 0706/Temanggung menunjukkan kemajuan pesat, terutama dalam pembangunan infrastruktur jalan yang vital bagi mobilitas dan perekonomian warga.
Saat ini, proyek pembangunan jalan cor blok dengan target panjang 247 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0, 15 meter telah rampung sepanjang 119 meter, atau mencapai 47 persen dari keseluruhan target. Progres ini menjadi bukti nyata kerja keras personel TNI dan masyarakat yang bahu-membahu demi tercapainya pembangunan tepat waktu.

Peltu Subiyanto, Bati Wanmil Kodim 0706/Temanggung, mengungkapkan optimisme terhadap kelancaran proyek. "Kami terus mengebut pengerjaan bersama warga. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kunci utama agar target penyelesaian bisa tercapai sesuai jadwal yang ditentukan, " ujarnya, Senin (16/2/2026).
Tak hanya jalan cor blok, pembangunan senderan atau talud yang berfungsi memperkuat badan jalan dan mencegah erosi juga menunjukkan capaian gemilang. Dari total volume 162, 2 meter kubik, progres pengerjaannya telah mencapai 69 persen. Sementara itu, pembangunan gorong-gorong sepanjang 5 meter, yang krusial untuk kelancaran saluran air, masih dalam tahap awal dengan progres 2 persen.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga menjadi fokus utama. Rehabilitasi rumah Bapak Somad, warga RT 05 RW 04 Desa Tempelsari, kini telah mencapai 39 persen. Program ini secara langsung menyentuh aspek peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu, menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan layak.
Di sisi non-fisik, berbagai kegiatan penyuluhan dan sosialisasi telah rampung 100 persen. Materi yang disampaikan meliputi wawasan kebangsaan, pencegahan stunting dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat oleh Dinas Kesehatan, sosialisasi UU Lalu Lintas dan kenakalan remaja oleh Polres Temanggung, UU Perkawinan dan pencegahan pernikahan dini oleh Kemenag, bahaya kebakaran oleh Damkar, serta bahaya narkoba oleh BNN. Peningkatan kapasitas aparatur desa juga menjadi bagian penting dari program ini.
Kegiatan TMMD melibatkan sinergi antara 24 personel TNI dan 39 warga masyarakat. Pada hari itu, fokus kegiatan meliputi pengerjaan senderan, rehabilitasi RTLH, pendistribusian material, persiapan bekisting, hingga pengecoran jalan. Meski diwarnai mendung sepanjang hari, semangat kebersamaan dan kerja keras tetap tak tergoyahkan demi terwujudnya infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat Tempelsari.

Updates.