Pikul Besi di Sungai Lutut, TNI-Warga Bangun Jembatan Harapan

    Pikul Besi di Sungai Lutut, TNI-Warga Bangun Jembatan Harapan
    (Foto Dok): Prajurit TNI dari Koramil Candiroto bersama warga setempat bahu-membahu memikul rangka besi beton menuju lokasi pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Lutut, Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Kamis (09/04/2026).

    TEMANGGUNG - Di bawah terik matahari Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, sebuah pemandangan luar biasa mencuri perhatian pada Kamis (09/04/2026). Prajurit TNI dari Koramil Candiroto dan warga setempat bahu-membahu, memikul rangka besi beton dengan penuh semangat. Beban itu mereka bawa menuju lokasi pembangunan Jembatan Garuda, yang akan membentang gagah di atas Sungai Lutut.

    Medan yang menantang, tak terjangkau kendaraan berat, memaksa material konstruksi harus didistribusikan secara manual. Setiap batang besi diangkat, dibawa melintasi jalan tanah berbatu, sebuah bukti nyata sinergi kuat antara TNI dan masyarakat. Momen ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah perjuangan bersama.

    Jembatan Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik; ia adalah mercusuar harapan bagi warga. Jembatan gantung sepanjang 35 meter dengan lebar 1, 2 meter ini akan menjadi urat nadi penghubung vital antara Dusun Batursari dan Dusun Gondang, Desa Candiroto. Ia menjanjikan kelancaran mobilitas yang selama ini hanya bisa diimpikan.

    Bayangkan, setidaknya 290 kepala keluarga, atau sekitar 850 jiwa, akan merasakan langsung dampak positifnya. Akses menuju pusat ekonomi, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan akan terbuka lebar, mengubah kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik.

    Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., mengungkapkan makna mendalam di balik pembangunan ini.

    "Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi wujud kepedulian kami untuk membantu masyarakat. Saat ini kami fokus pada tahap pembesian yang membutuhkan tenaga ekstra karena distribusi material dilakukan secara manual, " kata Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., pada Kamis (09/04/2026).

    Beliau menambahkan, jembatan ini adalah jawaban atas penantian panjang.

    "Jembatan gantung Sungai Lutut ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat. Dengan adanya akses ini, mobilitas warga akan lebih aman, cepat, dan efisien, " tegasnya.

    Semangat kebersamaan yang terpancar di lapangan adalah cerminan sejati dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Setiap tetes keringat yang mengalir dari para prajurit dan warga adalah simbol perjuangan tak kenal lelah demi masa depan yang lebih cerah di lereng Temanggung.

    Proyek Jembatan Garuda ditargetkan rampung sesuai jadwal, siap membuka pintu kemakmuran dan memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah ini. (PERS)

    temanggung candiroto batursari jembatangaruda tnimanunggal gotongroyong
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Kodim Temanggung Bersih-Bersih Pangkalan,...

    Artikel Berikutnya

    Pangdam Diponegoro Pimpin Pengamanan Kunker...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara
    Ketua Umum Dharma Pertiwi Pimpin Kegiatan Bakti Sosial di Bekasi
    Tingkatkan Kerja Sama Militer, Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026
    Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana
    Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas

    Ikuti Kami